Sabtu, 24 April 2010

KEAJAIBAN PERHITUNGAN KATA ALQUR’AN

Jika kita hitung jumlah kata dalam Al Qur’an ada sebuah fenomena pola penekanan/jumlah banyak pada suatu kata dan pola persamaan antara kata

1.Jika kita jumlah kata DUNIA disebut dalam Al Qur’an sebanyak 115 kali kata AKHIRAT juga 115 kali.
2.Kata HIDUP sebanyak 145 kali sama dengan kata MATI 145 kali.
3.Kata as-shalihat/kebaikan sebanyak 167 kali sama dengan kata syaiat/keburukan 167 kali
4.Kata Malaikat 88 kali sama dengan kata Setan juga 88 kali.
5.Kata Musibah 75 kali sama dengan Kata Syukur 75 kali
6.Kata Petunjuk 89 kali sama dengan kata Rahmat 89 kali.
7.Kata Akal/Rasionalisme 49 kali sama dengan kata Cahaya/Nur/Petunjuk juga 49 kali.
8.Kata Rahman/pengasih 57 kali sedang Rahim/penyayang 114 kali jadi 2 kali dari Rahman.
9.Kata ampunan 234 kali yang adalah 2 kali kata Jaza/kesalahan 117 kali.
10.Dan masih banyak lagi.................

JUMLAH KATA YANG LAIN

1.Dalam Al-Qur’an, kata ASY-SYAHR (BULAN) diucapkan 12 kali sama dengan jumlah bulan dalam 1 tahun.
2.Kata AL-YAUM (HARI) diucapkan 365 kali sama dengan jumlah hari dalam 1 tahun.

PERISTIWA DI INDONESIA

Gempa2 dan lumpur lapindo adalah tanda2 akhir jaman. Dekat waktunya, tetapi menurut teori relativitas waktu dekat menurut Alloh lama menurut kita.

(QS: Al-Zalyalah: 1. Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan
2. Dan bumi Telah mengeluarkan beban-beban beratnya,
3. Dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?",


Luasnya Ilmu Pengetahuan

Ilmu dan sains begitu luas, setiap hari jika kita suka membaca dan melihat film-film dokumenter ilmu pengetahuan, teori-teori, dan penemuan-penemuan baru selalu bertambah.

(QS: A; Kahfi: 109). Katakanlah: sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)".

Maka dari itu kita disuruh untuk membaca (observasi) semua gejala alam untuk mempelajarinya dan menghasilkan buku-buku sains supaya dipelajari juga oleh orang lain.

(QS: Al-Alaq: 1, 4, 5) Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,
4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam [baca tulis]
5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

AlQuran Kitab Sains


Dan Al-Qur’an menunjukkan kebenarannya sebagai Firman Dzat yang menciptakan alam semesta ini. Al-Qur’an adalah mukjizat nabi terakhir. Nabi manusia jaman modern, jaman ilmiah bukan jaman magic seperti saat nabi musa, atau jaman manusia keras kepala seperti jaman nabi nuh. Maka Al-Qur’an mukjuzat Nabi Muhammad SAW adalah Kitab Sains yang mengungkapkan kajian ilmiah. Kajian ilmiah ini dalam bentuk sign atau isyarat agar setiap jaman sejak abad ke 7 sampai sekarang bisa menerimanya.

(QS: Fushshilat: 53). Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?

(QS: Adx- Dzariyat: 20). Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin.

(QS: Al-Ankabut: 20.) Katakanlah: "Berjalanlah di (muka) bumi, Maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan dari permulaannya, Kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.


(QS: Annisa: 174.) Hai manusia, Sesungguhnya Telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu. (Muhammad dengan mukjizatnya) dan Telah kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al Quran).

(QS: Al Hijr: 75). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda.





Kita diperintahkan alloh mengobservasi alam, mengkaji dunia sosial, kesehatan, geografi, botani, atau bahkan astronomi. Karena kita akan menemukan bukti2 kekuasanNya

(QS: Ali Imran: 190, 191) 190. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka.

(QS: Yunus: 101) Katakanlah: "Perhatikanlah apa yaag ada di langit dan di bumi. tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman".

(QS: Al Ghaasyiah: 17-22) 17. Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,
18. Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?
19. Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?
20. Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?
21. Maka berilah peringatan, Karena Sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan.
22. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka,

Ayat di atas menyuruh kita mengembangkan ilmu astronomi, geologi, dan geografi. Sebagaimana ayat2 dibawah ini

(QS: Anuur: 43). Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, Kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, Kemudian menjadikannya bertindih-tindih, Maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, Maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.
44. Allah mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan.


(QS: Al Baqoroh: 164). Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.

Ayat diatas mengandung beberapa ilmu yaitu:
1.Astronomi [Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang
2.Kelautan [bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia,
3.Pertanian [dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya
4.Zoologi [dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan
5.Meteorologi [pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi;






Tetapi memang ada beberapa ayat yang sampai saat ini kita belum memahaminya.

(QS: Al Qiyamah: 19) Kemudian, Sesungguhnya atas tanggungan kamilah penjelasannya.



Al Quran mendorong kita untuk bersikap ilmiah pada ilmu-ilmu keduniaan SAINS. Kita tidak boleh hanya menduga-duga sebelum ada bukti empiris.

(QS: Al Israa’: 36) Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.



Marilah kita berfikir rasional tetapi adakalanya tidak semua ilmu diberikan kepada kita

QS Al An’aam (6: 59).
59. Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali dia sendiri, dan dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"

Roh
Roh adalah hal yang sensitif dimana sains belum membuktikan keberadaannya,. Memang ada beberapa yang tidak dijelaskan oleh Tuhan secara menyeluruh. (QS: 17: 85)
QS: 85. Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit".



Pentingnya Ilmu Pengetahuan
Bangsa Arab yang suka perang disindir sama Alloh lha kok perang semua, lha wong Belajar itu juga penting je…………
(QS: At-Taubah: 122) Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka Telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.



Alam Semesta apakah selamanya Exist

Banyak sekali kekhawatiran manusia modern selama ini tetang bencana besar yang akan menimpa kita. Banyak film Hollywood yang menggambarkan kegelisahan ini seperti The Day after tomorrow, Armageddon, The Core, Sunshine, The Deep Impact dst yang film2 tersebut memang berdasarkan kajian para ilmuwan tentang bahaya yang mengancam seperti meteorid dan asteroid besar yang akan menabrak bumi, pemanasan global dsb.

(QS: Al A’raf: 185). Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang diciptakan Allah, dan kemungkinan Telah dekatnya kebinasaan mereka? Maka kepada berita manakah lagi mereka akan beriman sesudah Al Quran itu?



Siapapun Manusia Manusia Mendapat KemurahanNya

Ada orang yang tidak percaya Alloh, mereka bilang mengapa orang barat yang kafir kepada Alloh bahkan memerangi orang2 yang beriman tidak dihukum di dunia ini tetapi malah mendapatkan kemajuan iptek yang sangat hebat, yang memajukan dunia dengan peralatan modern yang luar biasa.

Jawabannya:
(QS: Al Israa’: 20). Kepada masing-masing golongan baik golongan Ini maupun golongan itu (kafir dan muslim) kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi.

Tantangan Al Quran

Buat kaum evolusionis, kalo memang iptek sekarang sangat maju dan menembus batasan2 kewajaran dunia. Sampai ahli pengetahuan barat bilang God is Dead. Masya Allah......
Cobalah buatkan lalat dari partikel pembentuknya dengan teknologi anda. Bisa ga?

(QS: Al Haj: 73) Hai manusia, Telah dibuat perumpamaan, Maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.

Al Qur’an adalah mukjizat yang luar biasa., tidak ada suatu kitab dengan arti kata yang mendalam yang setiap kata mengandung berbagai macam arti, kata dalam bahasa mempunyai asal dan peranakan kata (ilmu nahwu sorof). Kita orang Indonesia sering kagum mendengar Al Quran dengan rima dan penekanan yang indah walaupun gak tau artinya. Isinya adalah undang-undang, peraturan, kisah, sains, dan ramalan2 yang benar akan masa yang akan datang.

Sebuah kitab yang meramalkan yang lebih hebat dari Nostradamus atau Jayabaya punya
Sebuah kibat yang dibaca, rimanya lebih hebat dari Soneta.
Sebuah Kitab yang ilmu Sains nya lebih hebat dari Einstien punya
Sebuah kitab undang-undang yang lebih adil dan menyeluruh dari kitab Hammurabi.
Semua kitab di bumi ini tidak ada yang menandingi kitab ini karena Kitab Ucapannya Sang Pencipta.

(QS: Al-Israa: 88. Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan Dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain".

Al-Qur’an adalah kitab hukum, sains, sejarah, berita masa depan, dan segala macam pengetahuan,. Tetapi bila kita baca sekilas, seperti ada tidak tersurat secara jelas, memang di Al-Quran ilmu2 itu dibahas ada yang eksplisit dan implisit supaya bisa diterima di semua peradaban manusia. Bayangkan jika Al-Qur’an langsung mengungkap rumus2 fisika, hukum pytagoras, dll maka orang2 arab jaman nabi akan sulit menerimanya.
Ketika di Debat Club ada yang namanya sadha dan pi-one yang skeptik dengan ayat2 di atas. Mereka kaum atheis yang mengatakan bahwa kok sains di Al-Quran mu kok masih berupa sign/isyarat yang bisa diartikan luas. Jawabannya memang Al-Quran berisi sign-sign/isyarat dan perumpamaan agar manusia bisa memahami kebenaran Al-Qur’an dan agar Muslim kuat imannya. Bagi yang tidak percaya silahkan…..

(QS: Al Muddatsir: 31. ………… supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan Ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya………..